Jika kamu merasa kamu sangat suka bermain permainan yang mengandung judi, tenang saja ini bukan hal yang selalu buruk. Tidak masalah untuk menikmati permainan seperti judi jika kamu memainkannya sesekali di dalam waktu luang kamu.

Yang menjadi masalah adalah saat kamu sudah kecanduan dan bahkan tidak peduli dengan risiko yang mungkin untuk kamu hadapi kedepannya, tidak peduli juga kalau kamu tidak menang sepanjang waktu. Ini adalah psikologi dari judi.

Bagaimanapun, biasanya jika berjudi seseorang tidak hanya berjudi saja, namun mereka juga meminum alkohol, berbelanja lebih, makan, dan hal-hal tambahan seperti inilah yang membuat mereka menjadi mendapatkan kenikmatan berlebih dari judi.

Untuk memahami psikologi dari kecanduan judi, sangat berguna untuk kita tahu bagaimana cara kerja dari otak saat kita melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti judi ini. hal yang disebut dengan sistem penghargaan otak ini biasanya menarik untuk dlihat ketika sudah membicarakan tentang judi dan kecanduan judi yang mungkin terjadi setelahnya.

Sistem penghargaan ini adalah sirkuit rantai yang menghubungkan bagian-bagian otak yang berbeda, dengan titik tengahnya adalah kenikmatan dan motivasi untuk menjadi yang paling relevan. Pengalaman penghargaan apapun, baik dari melakukan hubungan sex, mendapatkan pujian, bisa menyebabkan otak untuk mengaktifkan neurotransmiter yang dapat menekan atau merangsang neuron.

Dopmin adalah neurotransmiter yang paling utama di dalam bertanggung jawab untuk menyalurkan informasi ini. ketika otak kita mengeluarkan dopamin yang cukup, kita akan mendapatkan perasaan kesenangan dari euphoria dan kita tentunya ingin merasakan perasaan seperti itu lagi. Itulah kenapa kita suka melakukan kegiatan yang kita suka secara berulang-ulang.

Jadi, misalnya ketika kita sedang berjudi, level dopaminnya menjadi sangat tinggi, dengan beberapa penelitian membandingkan level tersebut setara dengan saat seseorang mengonsumsi narkoba.

Ketika kita melakukan apapun yang bisa membawa kenyamanan atau kesenangan secara sering, ini bisa membuat otak kita secara dramatis mengirimkan pesan antara neuron. Di dalam diri penjudi yang sudah secara genetik cenderung suka, tipe kebiasaan ini bisa membawakan rasa kecanduan.

Jadi singkatnya, ketika otak sudah distimulasi secara berlebihan, itu akan meningkatkan mekanisme pertahanannya untuk mengurangi efisiensi sistem penghargaan. Dan di sinilah letak masalahnya yang membuat para penjudi menjadi kecanduang, semakin banyak kita berjudi, semakin sedikit otak kita melepaskannya, memaksa kita untuk meningkatkan aktivitas mencari yang lebih tinggi lagi dari pada itu.

Misalnya, biasa kita hanya bermain slot dengan membatasi diri $50 setiap kali main. Namun semakin lama kita merasa $50 itu terlalu sedikit dan kita merasa kurang puas. Masa keesokan harinya bisa saja kita menambah jumlah uang yang kita keluarkan untuk bermain slot.

Nah, semoga penjelasan dari kami ini bisa bermanfaat dan berguna bagi para pembaca, ya.

Related Posts